Skip to main content

Campak dan Rubella

Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, namun bila menulari ibu hamil pada awal kehamilan, dapat menyebabkan geguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan seperti kelainan pada jantung dan mata, ketulian dan keterlambatan perkembangan. Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubella Kogenital.

Campak dan Rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus campak dan rubella.

Campak dan Rubella merupakan penyakit yang sangat menular. Anak-anak atau orang dewasa yang belum pernah mengalami penyakit campak dan rubella atau yang belum pernah diimunisasi Campak dan Rubella memiliki resiko tinggi tertular penyakit ini.

BACA JUGA :
Imunisasi sebagai Investasi Jangka Panjang Buat Si Buah Hati

Tidak ada pengobatan untuk penyakit Campak dan Rubella, namun penyakit ini dapat dicegah dengan Imunisasi Vaksin MR yang Diberikan kepada anak-anak usia 9bulan sampai usia kurang dari 15tahun. Imunisasi bisa didapatkan di Posyandu, Puskesmas, sekolah-sekolah, dan pasilitas kesehatan lainnya.
Imunisasi Vaksin MR adalah satu vaksin untuk mencegah dua penyakit . Imunisasi Vaksin MR yaitu upaya pencegahan terbaik untuk penyakit Campak dan Rubella.

Segera berikan Imunisasi MR !
Lindungi buah hati tercinta dari kesakitan, kecacatan, dan kematian karena penyakit Campak Dan Rubella.

Comments

Popular posts from this blog

Imunisasi

Tujuan Imunisasi Menurunkan angka kesakitan, kecacatan, kematian bayi akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) Cara Mencegah Penyakit, Cacat, Wabah dan Kematian Akibat Penyakit  ✔  Pencegahan Umum Berikan ASI Ekslusif (0-6 bulan), makanan pendamping ASI dengan Gizi lengkap dan seimbang, kebersihan badan, makanan, minuman, pakaian, dan

Jadwal Imunisasi

Jadwal Imunisasi Dasar Lengkap  Sejak lahir (sebaiknya dalam 12 jam setelah lahir) : Hepatitis B  (HB0) Usia 1 bulan : BCG dan Polio 1 Usia 2 bulan : DPT1, Hepatitis B1, Hib1, Polio2, Pnemokokus 1 dan Rotavirus 1 Usia 3 bulan : DPT2, Hepatitis B2, Hib2, Polio3, dan Rotavirus 2. Usia 4 bulan : DPT3, Hepatitis B3, Hib3, Polio 4, Pnemokokus 2, Rotavirus 3 (jika dipakai vaksin Rotavirus dengan dosis 3 x pemberian), dan Polio injeksi (jika belum pernah polio injeksi). Usia 6 bulan : Pnemokokus 3 dan Influenza 1 Usia 7 bulan : Influenza  Usia 9 bulan : Campak 1 dan Japanese encephalitis 1 Usia 12 bulan ke atas : Varisela (Cacar air) dan Pnemokokus 4 (booster) Usia 15 bulan : MMR Usia 18 bulan : DPT, Hib, Polio (booster) Baca juga tentang  Imunisasi Jadwal imunisasi lanjutan  Usia 24 bulan : Campak 2 (jika belum/tidak mendapat MMR), Hepatitis A 1 dan Tifoid (Tifes) Vaksin Japanese encephalitis ke-2 diberikan usia 2 -3 tahun atau jarak mini...